User Experience Design

By September 23, 2014 UI & UX 2 Comments

User Experience design atau yang sering disingkat dengan istilah UX selalu menjadi satu dengan User Interface design, sehingga biasa orang menyebut UI dan UX design. UI dan UX design adalah bidang keilmuan design industri yang mempelajari bagaimana interaksi antar pengguna dengan applikasi atau device yang mereka gunakan. Tujuannya UI dan UX design adalah untuk menciptakan kenyamanan dan kepercayaan pengguna karena mereka familiar merek applikasi yang mereka gunakan. UI dan UX design juga melibatkan disiplin ilmu ergonomic dan psikologi.

Apa yang membedakan antara UI dan UX design ?

Yang membedakan adalah UI adalah tampilan sedangkan UX adalah pengalaman pengguna dan keduanya harus menjadi satu kesatuan. Kita ibaratkan sebuah applikasi maka UI adalah tampilan secara design applikasi tersebut sedang UX adalah pengalaman dan perasaan yang dialami oleh pengguna aplikasi tersebut. UX design bertujuan agar si pengguna bisa merasakan pengalaman yang menyenangkan. Jika si pengguna kesal ketika menggunakan aplikasi tersebut maka bisa dibilang UX design aplikasi tersebut telah gagal.

Pada dasarnya ada 3 Proses yang harus dilakukan untuk mendapatkan UI dan UX design yang ideal. Yaitu:

  1. Discovery Phase:
  • Dimana kita sebagai UI & UX Design mendapatkan arahan aplikasi atau web yang ingin dibuat.
  • Kemudian menentukan siapakah target Pengguna Aplikasi ini karena setiap jenis user memiliki pendekatan berbeda.
  • Kemudian kita mengeklporasi UI & UX dari aplikasi sejenis sebagai pembanding
  • Kemudian kita analisa dan tentukan UI & UX seperti apa yang ingin kita ciptakan.
  1. User Experience Development:
  • Function Test, dimana kita membuat beberapa alternative UX untuk setiap fungsi yang ada diaplikasi tersebut.

Misal fungsi login, fungsi tombol search dan lain-lain.

  • Wireframe Prototyping, membuat wireframe prototype aplikasi dengan menyusun layout sesuai dengan fungsi-fungsi yang telah ditentukan.
  • AB Testing melakukan test dengan membuat design tersebut dalam bentuk questioner dimana kita bisa mendapatkan feedback dari calon pengguna kita.
  • Eye Tracking melakukan pengetesan dari design yang dibuat, bagaimana proses urutan yang dilihat oleh pengguna, lalu kita lakukan adjustment dengan menyusun ulang posisi sesuai dengan scenario aplikasi yang diharapkan.
  1. User Interface Development:
  • Mengembangkan design mulai dengan menentukan shape, warna, yang sesuai dengan karakter produk tersebut.
  • Membuat design symbol dan navigation yang unik khusus yang akan dibuat menjadi mandatory produk tersebut.
  • Membuat aturan layouting mulai dari peletakan logo, tombol menu, header, footer dimana nanti akan dijadikan mandatory produk tersebut.
  • Mengkompile semua aturan design tersebut ke dalam sebuah buku manual UI & UX Mandatory.

Contoh UX Development:

UX development

Join the discussion 2 Comments

Leave a Reply

GET YOUR SOLUTION RIGHT NOW CALL US