The Seven Factor of Marketing
Didalam melakukan penjualan tentu seringkali kita mendapatkan penolakan, untuk mengatasi hal tersebut kita wajib memperhatikan faktor penyebab penolakan Anda, agar Anda dapat mengatasinya. Ada 7 kemungkinan yang menyebabkan, mereka menolak penawaran Anda , yaitu:
Price Aspect
Anda menawarkan produk kepada orang yang tidak memiliki daya beli terhadap produk Anda, atau Anda menjual barang dengan harga yang lebih tinggi dengan produk lain yang sepadan dengan produk Anda. Ada 3 hal mengapa sampai hal ini tejadi yaitu:
- Riset Pasar Anda belum melakukan riset pasar dengan benar terhadap target maket mana yang sesuai dengan produk Anda. Anda perlu melakukan sebuahperencanaan kepada siapakah produk Anda akan jual, apakah target Anda memiliki daya beli terhadap produk Anda, kemudian untuk memastikannya lakukan sampling data dengan mengadakan questioner kepada beberapa orang yang menurut Anda adalah target market Anda, lakukan beberapa pertanyaan seperti ini:
1.1 Bila kami menjual “produk A” ini kepada Anda berapa “harga A” yang pantas menurut Anda ?
1.2 Apakah bila kami menjual “produk A” dengan “harga A” apakah Anda masih perlu berpikir panjang ?
1.3 Berapa “harga A” yang menurut Anda, Anda tidak perlu lagi berpikir panjang dalam memutuskan pembelian ?
- Cost, Masalah kedua karena Anda kurang mempertimbangkan beberapa aspek kemungkinan yang membuat cost meningkat sehingga menyebabkan cost Anda diatas daya beli target market Anda, sehingga memaksa Anda untuk menjual produk diatas daya beli target market Anda. Ada beberapa hal yang dapat mengakibatkan kenaikan cost yang perlu Anda perhatikan:
2.1 Bahan Baku Produk, Anda wajib memperhatikan kemungkinan kenaikan bahan baku pembuatan produk Anda, jika Anda perusahaan jasa maka Anda harus perhatikan kenaikan gaji karyawan.
2.2 Biaya Distribusi, Anda wajib memperhatikan kenaikan BBM yang dapat mengakibatkan kenaikan biaya transportasi, karena ini pastinya akan meningkatkan biaya distribusi Anda.
2.3 Kebijakan pemerintah, Anda wajib memperhatikan hal
hal ini, karena tidak hanya perubahan pajak tetapi banyak sekali kebijakan-kebijakan pemerintah yang dapat mempengaruhi meningkatknya cost misalnya kebijakan ketenaga kerjaan, hari libur, kebijakan pasar bebas, dan lain-lain.
Competitors
Seringkali kita tidak memperhitungkan akan munculnya kompetitor, apalagi jika mereka yang datang dari perusahaan yang memiliki modal besar, mereka dapat melakukan Strategy Red Ocean dengan seenaknya memainkan harga untuk membuat para pemain lain mati. Untuk itu kita selain menjual produk kita juga harus membangun brand dimana terdapat 3 aspek brand yang perlu kita bangun:
3.1 Brand Identity apa identitas brand yang Anda ingin bangun, untuk itu perlu memiliki ciri khas, diferensiasi produk, yang kita tawarkan kita sehingga dapat menciptakan Brand Identity.
3.2 Brand Integrity baru dapat terwujud apabila kita menepati dari semua value yang kita tawarkan. Brand Integrity juga perlu dijaga dengan memberikan kualitas dan pelayanan yang konsisten.
3.3 Brand Images terbentuk dari Brand Identity dan Brand Integrity yang dijaga secara konsisten. Brand Images adalah apa yang adalah apa yang dibayangkan dibenak pelanggan Anda terhadap Anda.
Needs
Masalah kebutuhan, Anda menawarkan produk kepada orang yang tidak memiliki kebutuhan terhadap produk Anda atau sebaliknya Produk Anda tidak sesuai dengan kebutuhan para pelanggan Anda. Ada 3 hal mengapa sampai hal ini tejadi yaitu:
- Salah Target, Anda membidik target market yang salah, ini diakibatkan karena Anda tidak melakukan riset pasar secara mendalam terhadap pasar. Ingat seringkali kita hanya mengira-ngira bahwa “ target A” bahwa mereka membutuhkan produk kita padahal tidak.
- Kesadaran Kebutuhan, Mungkin mereka butuh tapi mereka tidak sadar, dalam hal ini Anda perlu mengedukasi para target Anda. Kurang kesadaran akan kebutuhan sering terjadi pada produk-produk kesehatan, untuk itu Anda dapat melakukan edukasi kepada para target Anda.
- Perubahan Kebutuhan, Manusia mahluk yang dinamis begitu juga dengan kebutuhan selalu berubah setiap waktu, sebelum tahun 90an mobil digunakan untuk keluarga sehingga selalu berukuran besar, tetapi setelah era tahun 90an kebutuhan berubah orang membutuhkan mobil berukuran kecil untuk kehidupan dikota. Produsen mobil Jepang dapat melihat hal potensi ini maka mereka mengeluarkan city car yang berukuran kecil sehingga waktu era tersebut Jepang menguasai pasar mobil. Begitu pula yang dialami oleh industri jam tangan, produsen jam tangan Swiss yang dulu mendominasi pasar jam tangan menganggap jam tangan harus mekanik, akhirnya munculah jam tangan Seiko dengan jam digitalnya yang akhirnya berhasil mengambil dominasi jam tangan Swiss.
- Perbedaan Presepsi, Apa yang menurut Anda penting bagi Anda tentu belum tentu penting juga bagi pelanggan Anda. Seringkali kita memboroskan biaya dengan memberikan fitur dan fasilitas lebih terhadap produk maupun pelayanan yang kita miliki, padahal hal tersebut bukan yang dicari oleh para pembeli atau pelanggan Anda. Sebagai salah satu contohnya yang terjadi pada produsen mobil berlomba-lomba menciptakan teknologi tetapi malah ternyata karena terciptanya life style minum coffe maka banyak konsumen mobil yang berharap mereka memiliki tempat untuk meletakan minuman atau gelas Starbucks mereka. Ada satu cara yang brilliant untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan Co Creation Marketing. Co Creation Marketing adalah sebuah sebuah cara dengan melibatkan pembeli, pelanggan serta distributor dalam proses menciptaan produk Anda. Dengan demikian Anda akan mendapatkan insight yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan para pelanggan Anda.
Authority
Seringkali kita melakukan pemasaran yang sia-sia karena kita menawarkan produk kepada orang yang tidak memiliki wewenang dalam memutuskan pembelian. Untuk itu kita wajib untuk melakukan mapping sebelum kita melakukan pemasaran. Dalam sebuah perusahaan umumnya terdapat beberapa bagian yaitu:
- Decision Maker: Pengambil keputusan dia adalah orang teratas dalam mengambil keputusan, yang terpenting bagi decision maker adalah keuntungan atau manfaat yang dapat ditawarkan oleh Anda, tapi untuk bisa sampai kesana kita terkadang perlu untuk menghadapi beberapa lapis bagian lain.
- Influencer: Influencer adalah orang yang mempengaruhi pengambil keputusan, terkadang posisi Influencer memiliki pengaruh sangat besar. Influencer biasanya adalah orang-orang yang dipercaya oleh Decision Maker, bisa internal perusahaan mereka atau bahkan teman dari Decision Maker.
- User: User adalah orang yang menggunakan produk yang dibeli, hal yang terpenting bagi user kemudahan dalam memakai produk Anda.
- Integrator: Integrator adalah orang yang menghubungkan antara satu dengan yang lain.
- Gatekeeper: Gatekeeper adalah posisi orang pertama yang kita harus lewati diawal kita masuk ke perusahaan tersebut.
- Pro: Pro adalah orang yang pro terhadap kita, biasa orang yang kita kenal didalam perusahaan tersebut.
- Contra: Contra adalah orang yang contra terhadap kita, biasanya orang yang memiliki kenalan competitor kita.
Dengan mengetahui peta dengan jelas maka Anda dapat menyusun strategi yang tepat, bagaimana harus menghadapi dari masing-masing lini, jalan mana yang perlu dilewati mana yang tidak perlu dilewati.
Timing
Seringkali kita gagal dalam menawarkan sesuatu sebenarnya bukan karena orang tersebut tidak membutuhkan produk kita melainkan karena kita menawarkan pada waktu yang kurang tepat. Seringkali kita tidak memperhatikan hal tersebut. Sebagai seorang pemasar Anda wajib mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menawarkan sebuah produk. Sebuah solusi yang baik adalah kita menggunakan program Email, dimana kita dapat mengatur sendiri kapan waktu, email penawaran tersebut kita kirim.
Value
Seringkali kita mengukur segala sesuatu dengan tolak ukur kita padahal setiap orang memiliki value yang berbeda. Buat seseorang yang memiliki level pendapatan tinggi kadang harga bukan merupakan suatu yang penting melainkan pelayanan, sedang untuk orang yang memiliki pendapatan kecil maka harga menjadi sangat penting. Bahkan kini value telah berkembang bukan lagi sekedar harga dan pelayanan, tetapi muncul beberapa value baru seperti apakah produk kita ramah lingkungan, dan berbagai nilai social lain misalnya apakah brand yang mereka beli berasal dari perusahaan yang social. Dengan berkembangnya begitu banyak nilai/value maka untuk itu kita harus mengetahui apa value target kita. Cara mengetahu value seseorang maka kita bertanya apa yang penting untuk mereka.
Tools
Dalam menjalankan pemasaran tentunya kita harus menggunakan tools yang pas sesuai target market kita, untuk itu sebelumnya kita wajib mempelajari terlebih dahulu cara target market kita dalam mencari atau memperoleh informasi. Setiap target market memiliki cara yang berbeda dalam mendapatkan informasi. Kita harus melakukan pemetaan dari generasi, gender, dan lain-lain.
Pembagian Menurut Generasi:
- Millineals atau Generation 2001ers, lahir setelah 1980
Generasi yang sangat update dengan teknologi ini mereka adalah orang-orang yang memiliki cara hidup online cara mencari informasinya lebih dengan internet. - Baby Busters atau Generation Xers, lahir antara 1965-1980
Sebagian mereka cara mereka mencari informasi dari TV dan media cetak tetapi sebagian juga mereka juga internet users. - Baby Boomers, lahir antara 1946 – 1964
Sebagian mereka cara mereka mencari informasi lebih dari TV dan media cetak seperti Koran, majalah, dll. - Mature Citizens, lahir antara 1909 – 1945
Tetapi cara yang lebih baik adalah dengan melakukan survey dengan menanyakan media informasi apa yang mereka gunakan dalam mendapatkan informasi atau untuk mencari referensi barang yang mereka ingin beli.




